SDN Lembur Tengah Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hadirkan Kak Mal untuk Tanamkan Nilai Keagamaan dan Keteladanan kepada Siswa


CIANJUR//TRANSPARAN – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SDN Lembur Tengah tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana menanamkan nilai-nilai religius dan membentuk karakter siswa sejak usia dini.

Untuk memberikan suasana pembelajaran yang lebih menarik bagi anak-anak, pihak sekolah menghadirkan Kak Mal, seorang pendongeng yang menyampaikan pesan-pesan keagamaan melalui cerita dan dongeng yang mudah dipahami siswa.

Kehadiran Kak Mal mendapat sambutan antusias dari para siswa maupun guru. Bahkan, bagi SDN Lembur Tengah, kegiatan tersebut menjadi pengalaman pertama menghadirkan Kak Mal dalam peringatan Maulid Nabi.

Kepala SDN Lembur Tengah, Siti Nur Alam, mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme seluruh peserta dalam mengikuti kegiatan tersebut.

“Kami baru pertama kali mengundang Kak Mal ke sini, namun antusias siswa dan guru luar biasa baik,” ungkap Siti.

Ia menilai peringatan Maulid Nabi memiliki nilai penting dalam proses pendidikan, khususnya dalam memperkenalkan keteladanan Rasulullah SAW kepada para siswa.

Menurutnya, momentum Maulid Nabi dapat menjadi media untuk mengajak anak-anak lebih mengenal sejarah kelahiran Rasulullah SAW sekaligus menumbuhkan semangat dalam menjalankan ibadah.

“Memperingati Maulid Nabi secara tidak langsung dapat membentuk karakter anak menjadi lebih baik, terutama dalam hal agama. Anak menjadi lebih semangat dan rajin beribadah, serta dapat mengetahui sejarah kelahiran Rasulullah SAW,” ujarnya.

Siti mengatakan, pembentukan karakter religius perlu dilakukan secara berkelanjutan dan dimulai sejak anak masih berada pada usia sekolah dasar. Pendidikan agama yang diberikan sejak dini diharapkan menjadi bekal bagi siswa dalam menjalani kehidupan ketika mereka beranjak dewasa.

“Maka dari itu, kami akan mengajarkan kepada anak sejak usia dini. Sehingga nantinya ketika sudah dewasa dan keluar dari sekolah, mereka bisa menjadi pribadi yang saleh dan salehah serta dapat menjaga keimanannya kepada Allah SWT dengan baik,” tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut, metode penyampaian melalui dongeng dinilai mampu menciptakan suasana yang lebih menyenangkan. Pesan-pesan keagamaan yang disampaikan Kak Mal dapat diterima siswa dengan cara yang tidak monoton.

Siti pun mengapresiasi materi yang disampaikan Kak Mal karena mampu menggabungkan unsur hiburan dengan nilai pendidikan agama.

“Materi ceramah yang disampaikan Kak Mal sangat bagus. Meskipun beliau seorang pendongeng, banyak nilai-nilai agama yang disampaikan kepada anak melalui dongeng. Sehingga anak-anak tidak bosan mengikuti tausiyah dari awal hingga akhir,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan tersebut memberikan kesan positif sekaligus meninggalkan pesan yang dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.

SDN Lembur Tengah Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hadirkan Kak Mal untuk Tanamkan Nilai Keagamaan dan Keteladanan kepada Siswa


Menurut Siti, keberhasilan pendidikan karakter tidak hanya ditentukan oleh apa yang disampaikan guru di sekolah, tetapi juga bagaimana nilai tersebut dipraktikkan dalam kehidupan anak, baik di rumah maupun lingkungan tempat tinggalnya.

“Harapan kami, anak-anak dapat mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di rumah maupun di lingkungan sekitar,” pungkasnya.

(RISMA)