43 Unit Alat Pertanian Disalurkan ke Kelompok Tani Cianjur, Upaya Tingkatkan Produktivitas dan Ketahanan Pangan


CIANJUR//TRANSPARAN — Upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Cianjur terus didorong melalui dukungan sarana dan prasarana bagi para petani.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) H. Kamrussamad, PD.D dari Fraksi Gerindra bersama Bupati Cianjur dr. Mohamad Wahyu Ferdian secara resmi menyerahkan bantuan alat pertanian kepada sejumlah kelompok tani, Minggu (6/9/2026).

Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Desa Peuteuycondong, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur, perwakilan kelompok tani penerima manfaat, serta sejumlah tamu undangan.

Bantuan yang diserahkan terdiri atas 15 unit traktor roda dua dan 28 unit pompa air. Selanjutnya, alat-alat tersebut akan didistribusikan kepada kelompok tani di berbagai wilayah, khususnya Kecamatan Cibeber dan daerah sekitarnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Kamrussamad, PD.D menegaskan bahwa bantuan alat pertanian tersebut merupakan bentuk perhatian dan dukungan kepada para petani yang selama ini menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat.

Menurutnya, persoalan pengolahan lahan dan ketersediaan air masih menjadi tantangan yang dihadapi para petani, terutama saat memasuki musim kemarau.

“Kami memahami bahwa tantangan yang dihadapi petani, terutama terkait pengolahan lahan dan ketersediaan air irigasi, sangat memengaruhi hasil panen. Dengan 15 traktor roda dua dan 28 pompa air ini, diharapkan beban kerja petani berkurang, biaya produksi menjadi lebih efisien, dan lahan yang tadinya sulit terairi dapat tetap produktif meski di musim kemarau,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Cianjur dr. Mohamad Wahyu Ferdian menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan kepada kelompok tani. Ia menekankan pentingnya pengelolaan dan pemeliharaan seluruh bantuan tersebut agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

Bupati mengingatkan bahwa alat pertanian yang diberikan bukan merupakan milik pribadi, melainkan fasilitas bersama yang harus dijaga dan dikelola secara bertanggung jawab oleh kelompok tani penerima.

“Bantuan ini bukan milik perorangan, melainkan milik bersama yang harus dijaga dan dikelola secara bertanggung jawab oleh setiap kelompok tani penerima. Manfaatkan sebaik-baiknya demi peningkatan kesejahteraan petani dan kemajuan pertanian di Kabupaten Cianjur,” tegasnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur juga menyambut baik penyaluran bantuan tersebut. Pemerintah daerah melalui dinas terkait akan melakukan pendampingan sekaligus memastikan alat-alat pertanian digunakan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi para petani.

Selain membantu proses pengolahan lahan dan pengairan, keberadaan alat pertanian tersebut diharapkan mampu mendorong para petani untuk terus berinovasi serta mengembangkan pola pertanian yang lebih modern, efektif, dan berkelanjutan.

Para perwakilan kelompok tani penerima bantuan pun menyambut baik program tersebut. Mereka menyampaikan terima kasih karena bantuan traktor dan pompa air dinilai dapat membantu mengatasi sejumlah kendala yang selama ini dihadapi dalam proses produksi pertanian.

43 Unit Alat Pertanian Disalurkan ke Kelompok Tani Cianjur, Upaya Tingkatkan Produktivitas dan Ketahanan Pangan


Dengan dukungan sarana pertanian tersebut, para petani berharap produktivitas lahan dapat meningkat, biaya produksi menjadi lebih efisien, serta hasil panen mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan keluarga.

Penyerahan bantuan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan semangat. Bantuan tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat sektor pertanian Kabupaten Cianjur agar semakin maju, mandiri, produktif, dan mampu menopang ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.


Iwan