![]() |
| Peringatan HKGM 2026 di Cianjur, Bupati Wahyu Ferdian Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Sejak Dini |
CIANJUR//TRANSPARAN – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan gigi dan mulut terus mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Cianjur. Salah satunya melalui peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional (HKGM) 2026 yang digelar di Lapang Bojongsabandar, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur.
Kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Cianjur bersama Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) tersebut berlangsung selama dua hari, Jumat (11/9/2026) hingga Sabtu (12/9/2026), dengan menghadirkan rangkaian edukasi serta pelayanan kesehatan gigi dan mulut bagi masyarakat.
Bupati Cianjur, dr. Wahyu Ferdian, hadir langsung pada pembukaan kegiatan, Jumat pagi. Kehadiran Bupati menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap berbagai upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya dalam membangun kebiasaan menjaga kesehatan gigi sejak usia dini.
Menurut dr. Wahyu, kesehatan gigi dan mulut memiliki keterkaitan erat dengan kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Karena itu, kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat perlu terus ditumbuhkan.
“Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian integral dari kesehatan tubuh secara keseluruhan yang sering kali terabaikan. Melalui momentum peringatan HKGM ini, kita berharap tingkat kesadaran masyarakat Cianjur terhadap pola hidup bersih dan sehat dapat terus meningkat,” ujar dr. Wahyu.
Peringatan HKGM tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Para tenaga medis dari PDGI turut memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat melalui pemeriksaan gigi gratis, penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, serta edukasi mengenai tata cara menyikat gigi yang baik dan benar.
![]() |
| Peringatan HKGM 2026 di Cianjur, Bupati Wahyu Ferdian Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Sejak Dini |
Kegiatan tersebut juga menyasar kalangan pelajar, khususnya anak-anak usia sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama. Edukasi sejak usia sekolah dinilai penting untuk membentuk kebiasaan menjaga kesehatan gigi yang dapat diterapkan hingga dewasa.
Antusiasme masyarakat pun terlihat selama kegiatan berlangsung. Warga Kecamatan Karangtengah dan daerah sekitarnya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh pemeriksaan dan konsultasi kesehatan gigi secara cuma-cuma.
Turut hadir Ketua ICD Section XVI sekaligus mantan Ketua Umum PB PDGI, drg. Hananto Seno, Sp.BM., MM. Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa persoalan kesehatan gigi dan mulut masih menjadi salah satu perhatian penting yang membutuhkan penanganan melalui edukasi dan pemeriksaan secara berkelanjutan.
Ia mengatakan, kegiatan HKGM dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk kepedulian tenaga kesehatan terhadap kondisi kesehatan gigi masyarakat.
“Kesehatan gigi dan mulut di Indonesia saat ini masih tergolong rendah. Angka karies atau kerusakan gigi masyarakat kita mencapai sekitar 5,1, sementara standar WHO berada di angka 2,5. Artinya, tingkat kerusakan gigi di Indonesia sangat tinggi,” kata drg. Hananto Seno di lokasi kegiatan, Jumat (11/9/2026).
Menurutnya, anak-anak usia SD dan SMP menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapatkan perhatian lebih. Pada usia tersebut, anak berada dalam fase penting pertumbuhan sekaligus pergantian gigi susu menuju gigi permanen.
“Anak-anak ini adalah masa depan bangsa. Untuk masuk TNI, Polri, atau kedinasan lainnya, dibutuhkan kondisi fisik dan gigi yang sehat. Jangan sampai cita-cita mereka terhambat hanya karena masalah gigi,” tegasnya.
Selain pemeriksaan, edukasi mengenai teknik menyikat gigi menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Masyarakat diberikan pemahaman agar mampu melakukan perawatan gigi secara tepat dan tidak hanya datang ke fasilitas kesehatan ketika sudah merasakan sakit.
drg. Hananto juga mengimbau masyarakat untuk melakukan pemeriksaan gigi secara rutin setidaknya setiap enam bulan sekali. Pemeriksaan berkala dinilai penting sebagai langkah pencegahan sekaligus mendeteksi lebih awal apabila terdapat gangguan pada kesehatan gigi dan mulut.
Sementara itu, Bupati Cianjur dr. Wahyu Ferdian mengapresiasi kolaborasi antara PDGI, ICD, dan Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam pelaksanaan HKGM 2026. Terlebih, Kabupaten Cianjur dipercaya menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.
![]() |
| Peringatan HKGM 2026 di Cianjur, Bupati Wahyu Ferdian Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Sejak Dini |
Pemkab Cianjur berharap kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat melalui pelayanan kesehatan gratis, tetapi juga mampu membangun kesadaran masyarakat bahwa menjaga kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari penerapan pola hidup sehat.
Momentum HKGM 2026 di Cianjur diharapkan menjadi langkah bersama untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak usia dini, sehingga masyarakat semakin memahami bahwa kesehatan gigi bukan sekadar persoalan penampilan, melainkan bagian penting dari kualitas kesehatan dan kehidupan secara menyeluruh.
(Iwan)



Social Header