PA GMNI Cianjur Gelar Konferensi, Perkuat Konsolidasi Alumni Lintas Generasi dan Dorong Kontribusi Nyata bagi Pembangunan Daerah

CIANJUR//TRANSPARAN — Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Kabupaten Cianjur menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah. Hal tersebut mengemuka dalam konferensi DPC PA GMNI Kabupaten Cianjur yang digelar di Hotel Cordela, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Minggu (6/9/2026).

Mengangkat tema "Menguatkan Ideologi Marhaenisme, Menjawab Tantangan Zaman", konferensi tidak hanya menjadi agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga dijadikan momentum untuk menyatukan kembali kekuatan alumni dari berbagai generasi.

Suasana kekeluargaan mewarnai jalannya konferensi. Sembilan generasi alumni sejak 2001 hadir dan mengikuti proses musyawarah. Kepemimpinan organisasi kemudian ditentukan melalui musyawarah mufakat.

PA GMNI Cianjur Gelar Konferensi, Perkuat Konsolidasi Alumni Lintas Generasi dan Dorong Kontribusi Nyata bagi Pembangunan Daerah


Ketua PA GMNI Kabupaten Cianjur, Susi Susilawati, menyebut proses tersebut menunjukkan bahwa organisasi mampu menjaga semangat persatuan meski para alumninya berasal dari generasi dan latar belakang profesi yang berbeda.

"Dengan sembilan generasi yang hadir, kepemimpinan baru lahir dari kebersamaan dan kesepakatan bersama," kata Susi.

Ia menegaskan, kepengurusan baru diharapkan tidak berhenti pada aktivitas internal organisasi. PA GMNI Cianjur ingin menjadikan kekuatan para alumni sebagai sumber gagasan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurut Susi, keberadaan alumni yang tersebar di berbagai bidang menjadi modal penting untuk memberikan sumbangsih terhadap pembangunan Kabupaten Cianjur. Mulai dari kalangan legislatif, dunia usaha, pendidikan maupun berbagai profesi lainnya dapat mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing.

PA GMNI Cianjur juga menyatakan kesiapannya menjadi mitra kritis dan strategis pemerintah daerah. Kritik, menurutnya, tetap diperlukan, namun harus disampaikan secara konstruktif dan disertai solusi.

UHC Jangan Sampai Mengabaikan Masyarakat

PA GMNI Cianjur Gelar Konferensi, Perkuat Konsolidasi Alumni Lintas Generasi dan Dorong Kontribusi Nyata bagi Pembangunan Daerah

Selain membahas penguatan organisasi, persoalan pelayanan dasar masyarakat turut menjadi perhatian dalam konferensi tersebut.

Susi menyoroti perjuangan mahasiswa dan elemen masyarakat sipil terkait Universal Health Coverage (UHC). Ia meminta persoalan tersebut mendapat perhatian serius sehingga masyarakat tidak kesulitan memperoleh layanan kesehatan ketika membutuhkan pengobatan.

Ia pun mendorong Badan Anggaran DPRD Kabupaten Cianjur untuk tetap mengawal pemenuhan hak dasar kesehatan masyarakat.

"Kami mendorong Badan Anggaran DPRD Kabupaten Cianjur agar persoalan UHC tetap diperjuangkan. Ketika masyarakat membutuhkan pengobatan, negara harus hadir dan membantu," tegasnya.

Menurutnya, akses terhadap layanan kesehatan merupakan bagian dari kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapatkan perhatian dalam kebijakan pembangunan daerah.

Respons Dampak Debu dan Aktivitas Vulkanik

Perhatian PA GMNI Cianjur juga diarahkan terhadap kondisi lingkungan, khususnya dampak aktivitas vulkanik dan paparan debu yang dirasakan masyarakat.

Susi mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kesehatan, terutama kondisi saluran pernapasan. Ia mengajak warga meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti langkah-langkah pencegahan yang dianjurkan.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap pemerintah daerah yang telah melakukan langkah antisipasi dengan membagikan masker dan minuman kepada masyarakat.

Senior Alumni Hadir Perkuat Regenerasi

Konferensi tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan senior organisasi, di antaranya Dr. H. Asep Dudung, S.H., M.Hum. serta Dr. Hj. Nani Purwani Wulandari, S.Sos., M.M.

Kehadiran para senior dinilai penting dalam menjaga kesinambungan nilai perjuangan GMNI sekaligus menjadi jembatan antara generasi alumni.

PA GMNI Cianjur Gelar Konferensi, Perkuat Konsolidasi Alumni Lintas Generasi dan Dorong Kontribusi Nyata bagi Pembangunan Daerah


Dengan lahirnya kepemimpinan baru melalui mekanisme musyawarah mufakat, PA GMNI Kabupaten Cianjur bertekad menjaga soliditas organisasi dan menerjemahkan nilai-nilai Marhaenisme dalam bentuk pengabdian yang nyata.

Susi menegaskan, kekuatan organisasi ke depan harus diarahkan pada gagasan yang mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat dan pembangunan Cianjur.

"Yang kami bicarakan adalah bagaimana pemikiran-pemikiran yang membangun ini bisa bermanfaat langsung bagi kemajuan Kabupaten Cianjur," pungkasnya.


IWAN