Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, Polres Cianjur Bersama Wartawan Bagikan 2.000 Masker untuk Lindungi Pengguna Jalan


CIANJUR//TRANSPARAN — Paparan abu vulkanik yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah Kabupaten Cianjur mendapat perhatian jajaran Polres Cianjur. Bersama para wartawan, kepolisian turun langsung ke lapangan membagikan masker kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan.

Aksi sosial tersebut berlangsung di kawasan Bunderan Tugu Gentur, Cianjur, Minggu (6/9/2026) siang, mulai sekitar pukul 11.00 WIB hingga selesai.

Sebanyak 2.000 masker dibagikan sebagai langkah antisipasi terhadap paparan debu dan abu vulkanik yang terbawa angin dan berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat.

Kondisi abu vulkanik sebelumnya telah dirasakan warga di sejumlah wilayah Cianjur. Partikel halus tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas, tetapi juga dirasakan para pengendara yang melintas di jalan.

Salah seorang pengendara, Andi, mengaku mengalami gangguan pada mata saat berkendara. Abu yang terbawa angin membuat matanya terasa perih seperti terkena butiran pasir.

"Pas berkendara itu mata terasa perih banget, ada pasir-pasir kecil gitu," ungkap Firman.

Polisi dan Wartawan Bergerak Bersama

Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi, S.H., S.I.K., M.Si., M.M., M.H.I., M.I.P., mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap masyarakat yang terdampak kondisi abu vulkanik.

Menurutnya, kegiatan tersebut terlaksana karena adanya kepedulian dari unsur masyarakat, termasuk para pewarta yang ikut turun langsung membantu warga.

"Hari ini kami bersama rekan-rekan pewarta melaksanakan pembagian masker kepada masyarakat, terutama pengguna jalan," ujar Alexander.

Ia menjelaskan, berdasarkan pemantauan di lapangan, abu vulkanik telah dirasakan di beberapa wilayah Cianjur, termasuk kawasan Sukaresmi, Pacet, Cipanas, Cianjur kota, hingga wilayah yang mengarah ke Bandung.

Meski intensitasnya dinilai belum terlalu tinggi, kepolisian memilih melakukan langkah pencegahan sedini mungkin.

"Pencegahan lebih baik daripada mengobati atau mengatasi. Hal tersebut yang kemudian kami lakukan," tegasnya.

Warga Diimbau Gunakan Masker

Alexander mengingatkan masyarakat untuk menggunakan masker ketika melakukan aktivitas di luar rumah. Imbauan tersebut juga berlaku bagi masyarakat yang berolahraga atau melakukan kegiatan lain di ruang terbuka.

Masker, menurutnya, menjadi salah satu upaya sederhana untuk mengurangi paparan debu maupun abu vulkanik yang terbawa udara.

Ia mengatakan masker yang dibagikan tidak hanya diperuntukkan satu kali penggunaan. Masyarakat diberikan lebih dari satu masker sebagai langkah antisipasi apabila kondisi abu masih berlangsung.

"Kita antisipatif karena kita tidak tahu berapa lama abu dan efek negatif dari erupsi yang terjadi di Selat Sunda ini akan terus menimpa Cianjur," jelasnya.

Di sisi lain, kondisi musim kemarau yang masih berlangsung turut menjadi perhatian. Alexander berharap hujan segera turun sehingga dapat membantu mengurangi debu yang berada di lingkungan masyarakat.

Ia mengajak masyarakat untuk tetap berikhtiar sekaligus berdoa agar kondisi tersebut segera membaik.

"Semoga yang sekarang sedang kita hadapi, musim kemarau ditambah adanya debu vulkanik, semoga cepat berakhir," harapnya.

Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, Polres Cianjur Bersama Wartawan Bagikan 2.000 Masker untuk Lindungi Pengguna Jalan


Sebagai bentuk ikhtiar bersama, Polres Cianjur bersama para pewarta juga berencana melaksanakan salat istisqa dan doa bersama.

Alexander berharap seluruh rangkaian upaya tersebut dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat Cianjur.

"Semoga hal baik selalu menaungi Cianjur, Polres Cianjur, dan masyarakat Cianjur, termasuk saudara-saudara kami dari rekan-rekan pewarta atau wartawan," pungkasnya.


Iwan