Pilkades Serentak 2026 di Cianjur Mulai Dipersiapkan, Pemutakhiran Data Pemilih Berbasis Digital


CIANJUR//TRANSPARAN – Pemerintah Kabupaten Cianjur mulai meningkatkan kesiapan menghadapi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026. Salah satu terobosan yang disiapkan yakni penerapan sistem digital, khususnya pada tahapan pemutakhiran data pemilih.

Penerapan teknologi tersebut diharapkan dapat membuat proses pendataan lebih efektif sekaligus meningkatkan ketepatan data pemilih. Upaya ini juga menjadi langkah untuk menekan kemungkinan adanya data pemilih yang tidak valid dalam pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa.

Kepala Bidang Ekonomi Desa dan Kelembagaan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur, Dita Pramita Dewanti, S.H., menjelaskan bahwa sistem digital dipilih untuk mempermudah tahapan pendataan sekaligus meningkatkan akurasi data.

“Secara mekanisme, Pilkades 2026 ini sudah tidak menggunakan sistem seperti tahun sebelumnya karena kita lebih mengarah ke era digital. Tujuannya untuk memudahkan dan memastikan data lebih akurat sehingga tidak ada lagi data tidak valid,” kata Dita saat kegiatan pembekalan Pilkades.

Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Cianjur dijadwalkan melibatkan 47 desa yang berada di 23 kecamatan. Untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana, DPMD Cianjur melibatkan berbagai bidang dalam proses persiapan.

Tak hanya berfokus pada pemutakhiran data, pembekalan juga diberikan kepada panitia serta pendamping desa. Mereka dibekali pemahaman mengenai mekanisme pelaksanaan Pilkades, termasuk langkah-langkah menjaga keamanan dan kondusivitas selama seluruh tahapan berlangsung.

Perhatian khusus turut diberikan kepada pemilih lanjut usia (lansia). Dalam sistem yang mulai mengadopsi teknologi digital, pendampingan bagi lansia menjadi salah satu aspek yang dipersiapkan agar kelompok tersebut tetap dapat menggunakan hak pilihnya secara maksimal.

Dita menyebut sejauh ini proses persiapan dan pengawasan berjalan aman. Ia berharap pembekalan yang diberikan dapat menjadi bekal bagi seluruh pihak agar potensi konflik maupun gangguan keamanan dapat dicegah sejak awal.

“Pengawasan sejauh ini aman. Melalui pembekalan ini, kita harapkan saat pelaksanaan nanti tidak ada lagi hal-hal yang tidak diinginkan seperti ricuh atau konflik,” ujarnya.

Kegiatan pembekalan tersebut turut dihadiri perwakilan DPMD Provinsi Jawa Barat, Inspektorat Provinsi, serta jajaran sekretariat dan administrasi desa.

Dengan berbagai persiapan tersebut, Pemkab Cianjur menargetkan seluruh tahapan Pilkades Serentak 2026 dapat berlangsung secara tertib, aman, transparan, dan sesuai ketentuan.

Kepala Bidang Ekonomi Desa dan Kelembagaan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur, Dita Pramita Dewanti, S.H., 


Sementara itu, pemungutan suara Pilkades Serentak Kabupaten Cianjur rencananya digelar pada 18 Oktober 2026.

Dita berharap pelaksanaan Pilkades dapat berlangsung sukses dan melahirkan kepala desa yang mampu membawa kemajuan bagi wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Harapannya, semoga Pilkades 2026 ini berjalan lancar dan sukses, serta dapat menghasilkan kepala desa terbaik yang mampu memajukan desanya menjadi lebih baik,” pungkasnya.


Iwn