Penuh Kreativitas, Pawai Budaya Desa Cikaroya Semarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-81


CIANJUR//TRANSPARAN – Semangat kemerdekaan dan gotong royong warga mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Cikaroya, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Pemerintah Desa Cikaroya menggelar pawai budaya pada Senin (17/8/2026) yang diikuti masyarakat dari tujuh RW dan 39 RT. Ribuan warga tumpah ruah mengikuti sekaligus menyaksikan kemeriahan kegiatan yang telah menjadi tradisi masyarakat setempat secara turun-temurun.

Pawai tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa syukur atas kemerdekaan serta mengenang perjuangan para pahlawan.

Kepala Desa Cikaroya sekaligus Ketua Apdesi Kecamatan Warungkondang, H. Encep Mahmudin, mengatakan kemeriahan kegiatan tidak terlepas dari tingginya partisipasi masyarakat.

Menurutnya, seluruh pembiayaan kegiatan berasal dari swadaya masyarakat, mulai dari dukungan RT dan RW, donatur, hingga para pelaku usaha yang turut berkontribusi.

“Ini merupakan bentuk kebersamaan masyarakat Desa Cikaroya. Saya sangat mengapresiasi seluruh warga yang sudah ikut berpartisipasi dan bergotong royong menyukseskan kegiatan ini,” kata Encep.

Pawai budaya tersebut turut dihadiri berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan, di antaranya Pemerintah Desa Cikaroya, BPD, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Karang Taruna, TP PKK, kader Posyandu, tokoh masyarakat, serta warga dari berbagai wilayah desa.

Kreativitas Warga Jadi Daya Tarik

Sejak kegiatan dimulai, suasana Desa Cikaroya tampak semarak. Berbagai kelompok masyarakat menampilkan kreativitas melalui marching band, drum band, kesenian, tarian tradisional, hingga beragam kostum unik.

Peserta mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia serta busana kreasi yang dirancang secara kreatif oleh masing-masing kelompok.

Antusiasme masyarakat pun terlihat sepanjang jalur pawai. Di tengah cuaca yang cukup terik, warga tetap memadati sisi jalan untuk menyaksikan rombongan peserta yang melintas.

Pawai dimulai dari halaman Kantor Desa Cikaroya, kemudian bergerak menyusuri jalan utama desa hingga berakhir di kawasan Limbangan.

Kampung Gelis Jadi Bagian Penilaian

Semarak peringatan HUT RI di Desa Cikaroya tidak berhenti pada pawai budaya. Pemerintah desa juga menggelar sejumlah perlombaan dan penilaian yang melibatkan masyarakat antar-RT dan RW.

Salah satu kategori yang menjadi perhatian adalah Kampung Gelis, yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan dan kegiatan Jumat Bersih (Jumsih).

Dalam penilaian tersebut, RW 01 berhasil meraih predikat terbaik untuk kategori Kampung Gelis. Selain itu, terdapat kategori lainnya, seperti jumlah peserta terbanyak dan penampilan terbaik.

Encep mengatakan, berbagai penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap warga yang telah menunjukkan kreativitas dan kekompakan dalam menyemarakkan HUT Kemerdekaan.

“Terima kasih kepada panitia, Karang Taruna, dan seluruh masyarakat Desa Cikaroya. Berkat kekompakan dan gotong royong, kegiatan ini dapat berlangsung dengan meriah dan lancar,” ujarnya.

Ia berharap pawai budaya dan berbagai kegiatan kemasyarakatan tersebut tetap menjadi tradisi yang dipertahankan setiap tahun.

Penuh Kreativitas, Pawai Budaya Desa Cikaroya Semarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-81


Menurutnya, perayaan HUT Kemerdekaan memiliki makna lebih luas karena mampu menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan semangat gotong royong.

“Yang terpenting adalah kebersamaan. Masyarakat bisa berkumpul, saling mengenal dan bersama-sama menjaga tradisi serta budaya yang ada di Desa Cikaroya,” pungkasnya.

Perayaan HUT RI ke-81 di Desa Cikaroya pun menjadi gambaran kuatnya semangat kebersamaan masyarakat. Di tengah kemeriahan pawai, terselip pesan bahwa kemerdekaan dapat terus diisi dengan persatuan, gotong royong, kreativitas, dan kecintaan terhadap tanah air.


Iwn